Ketika.

00:50:00

Ini bukan puisi.
Ini bukan cerpen.
Ini cuman...


catatan keluhan malam-malam.

Ketika.
Ketika siang berganti menjadi malam.
Ketika satu persatu kenangan tidak pernah hilang.
Ketika satu persatu teman menjadi seperti lawan.
Ketika setiap harapan menjadi suatu ketidakmungkinan.
Ketika setiap perkataan dianggap sebagai suatu kebohongan.
Ketika setiap penjelasan dijadikan bahan gunjingan.
Ketika setiap kelakuan dianggap sebagai kesalahan.
Ketika semua orang lupa cara
hidup bertetangga.
Ketika hidup kita menjadi bahan tontonan.
Ketika agama dianggap sebagai tameng sok suci belaka.
Ketika itulah...

hidup yang sebenarnya akan dimulai.

Ketika itulah...

setiap inchi pikiran dari setiap orang yang berada di sekitar kita akan terlihat.

Aku nggak nganggep semua ini bencana. Bukan. Aku sebut ini... motivasi hidup. Aku percaya. Hidup tanpa masalah bikin kita nggak punya tujuan hidup. Karena apa? Kita jadi nggak punya seseorang yang benci banget sama kita. Tapi justru karena orang itulah, yang bikin kita tiap hari harus bangun, harus berusaha keras, harus berhasil, dan harus buktiin kalo apasih yang mereka omongin tentang kita itu selama ini salah.

Terima kasih, barisan para pembenci dimanapun kalian berada. 
Teruslah mencaci. 
Teruslah mengkritisi setiap kesalahan. Karena berkat kalianlah, seseorang yang buruk akan berubah menjadi seseorang yang baik. Sekali lagi, terima kasih dan terimalah ini :)

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook